Payakumbuh, 25 Juni 2026* – Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat berhasil mencatatkan capaian penting dalam perjalanan pengembangannya setelah memperoleh rekomendasi kelayakan untuk menjadi anggota Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI). Rekomendasi tersebut disampaikan langsung oleh tim visitasi AFKHI dalam kegiatan Visitasi Calon Keanggotaan AFKHI yang berlangsung pada 24–25 Juni 2026.
Kegiatan visitasi dihadiri oleh Ketua AFKHI, Prof. drh. Teguh Budipitojo, M.P., Ph.D., Sekretaris AFKHI, drh. Teuku Reza Ferasyi, M.Sc., Ph.D. serta Sekretariat AFKHI Winarni, Amd. Agenda diawali pada 24 Juni 2026 dengan penyambutan tim visitasi di Kampus I Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat di Padang.
Pada hari kedua, Kamis (25/6), kegiatan dilaksanakan di Kampus Payakumbuh. Acara diisi dengan sambutan dari Dekan Fakultas Kesehatan UM Sumbar, Yuliza Anggraini, S.ST., M.Keb., yang menyampaikan komitmen universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dalam membangun pendidikan kedokteran hewan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Kehadiran tim AFKHI merupakan kehormatan sekaligus momentum penting bagi Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan UM Sumbar untuk menunjukkan kesiapan dan komitmen dalam mengembangkan pendidikan kedokteran hewan yang unggul dan berdaya saing," ungkap Yuliza dalam sambutannya.
Ketua AFKHI, Prof. drh. Teguh Budipitojo, M.P., Ph.D., dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap perkembangan Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan UM Sumbar yang relatif masih muda namun telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil, capaian, dan rencana pengembangan Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan Fakultas Kesehatan UM Sumbar oleh Ketua Program Studi, drh. Usma Aulia, M.Si. Presentasi tersebut mencakup aspek kurikulum, sumber daya manusia, fasilitas pembelajaran, laboratorium, serta berbagai program pengembangan yang sedang dan akan dilaksanakan.
Setelah sesi presentasi, tim AFKHI melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas yang dimiliki program studi, termasuk laboratorium dan sarana pendukung pembelajaran lainnya. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung proses pendidikan dokter hewan yang berkualitas.
Dalam sesi penyampaian hasil visitasi, tim AFKHI menyampaikan sejumlah catatan positif. Fasilitas laboratorium yang dimiliki Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan UM Sumbar dinilai sudah sangat representatif untuk mendukung kegiatan akademik dan praktikum mahasiswa. Tim juga mendorong agar pengembangan fasilitas terus dilakukan secara berkelanjutan seiring dengan pertumbuhan program studi.
Lebih lanjut, tim visitasi menyatakan bahwa persyaratan yang ditetapkan AFKHI untuk proses keanggotaan telah terpenuhi dengan baik. Berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh, AFKHI menyampaikan bahwa Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat layak diterima sebagai anggota AFKHI.
Pernyataan tersebut disambut dengan rasa syukur dan kebanggaan oleh seluruh sivitas akademika Fakultas Kesehatan UM Sumbar. Capaian ini menjadi pengakuan terhadap kerja keras seluruh pihak dalam membangun dan mengembangkan Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan sejak awal berdirinya.
Dengan diterimanya Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan Fakultas Kesehatan UM Sumbar sebagai anggota AFKHI, diharapkan program studi dapat semakin aktif berkolaborasi dalam pengembangan pendidikan kedokteran hewan Indonesia serta berkontribusi dalam menghasilkan lulusan dokter hewan yang profesional, kompeten, dan berakhlak mulia.
Kegiatan visitasi berlangsung dengan lancar, penuh semangat kekeluargaan, serta komitmen bersama untuk memajukan pendidikan kedokteran hewan di Indonesia.